Tahukah Kamu? 4 Kebiasaan ini Bisa Menghilangkan Ratusan Juta Penghasilanmu 4


Kebiasaan hidup hemat

Kebiasaan hidup hemat – credit https://www.flickr.com/photos/celestinechua/

Berdasarkan pengalaman dan perhitungan Mr. Rafael, ternyata ada beberapa kebiasaan yang sering kita lakukan ternyata dapat menghilangkan ratusan juta penghasilan kita! Meskipun kamu bukan tipe orang yang boros (dalam artian tidak menghambur-hamburkan uang untuk barang yang tidak diperlukan) kemungkinan kamu memiliki satu dari beberapa kebiasaan berikut ini. Tapi jangan takut, meskipun punya kebiasaan ini, Mr. Rafael juga bakal kasih tips untuk mengatasinya berdasarkan pengalaman pribadi.

1. Membeli minuman kemasan/botol di luar

Kebiasaan beli minuman di luar

Kebiasaan beli minuman di luar – credit https://www.flickr.com/photos/archer10/

Kalau kamu keluar rumah, terus cuaca terik dan panas sekali, tentunya kamu ingin sekali meneguk minuman yang segar-segar. Segera kamu banting setir, parkir di warung atau mini market terdekat. Rogoh kocek minimal Rp. 7,000 untuk membayar minuman yang menyegarkan. Tapi tahukah kamu? Kalau setiap hari dalam sebulan membeli minuman seperti itu habis berapa?

30 hari x 7,000 = Rp. 210,000/bulan

Lumayan nggak begitu banyak tapi lumayan juga buat tambah-tambah beli beras :). Nah, tips untuk mengurangi kebiasaan ini adalah cobalah untuk membeli sebuah botol minum yang berkualitas bagus berukuran 600 ml – 1 liter, mungkin harganya Rp. 60,000-an di pasaran tapi bisa awet hingga bertahun-tahun. Langkah selanjutnya, selalu bawa botol minum kamu itu penuh dengan air. Kalau tiba-tiba haus? Minum saja. Dengan cara ini kita bisa menghemat pengeluaran untuk membeli minuman kemasan di warung atau mini market.

2. Makan di luar setiap saat

Kebiasaan makan di luar

Kebiasaan makan di luar – credit https://www.flickr.com/photos/araswami/

Ya, makan di luar baik di warung, rumah makan, atau restoran merupakan pengeluaran yang cukup besar. Bagi anak kos mungkin yang satu ini sangat sulit sekali dihindari. Tetapi lain halnya yang sudah tinggal di rumah sendiri sebaiknya memasak sendiri di rumah. Coba kita hitung berapa pengeluaran untuk sebulan makan di luar dengan asumsi sekali makan (dan minum) di luar menghabiskan Rp. 15,000 dan sehari makan tiga kali.

30 hari x 3 x 15,000 = Rp. 1,050,000

Yap, itu adalah perkiraan jika kamu selalu makan di luar rumah untuk satu orang (ini baru satu orang dan asumsi sekali makan Rp. 15,000). Jika kamu sudah berkeluarga maka tinggal dikalikan saja jumlah keluarga, 2 orang berarti sekitar 2 juta.

Jadi bagaimana menyiasati pengeluaran yang satu ini? Untuk yang nge-kos dan tidak memungkinkan memasak, sebisa mungkin bungkus makanan dan makan di rumah atau di kantor. Dengan cara itu kamu bisa menghemat pengeluaran untuk membeli minuman di rumah makan. Dan kalau kamu punya rice cooker dan bisa memasak nasi sendiri kamu bisa menghemat lebih jauh dengan tidak membeli nasi di luar karena harga nasi di warung berkisar 3-5 ribu sekali makan. Mr. Rafael pernah melakukan hal ini sewaktu masih ngekos dan hasilnya bisa menghemat sekitar 10 ribu sehari dan lebih kenyang :).

Bagi yang memungkinkan bisa memasak di rumah sebaiknya dimaksimalkan. Mr. Rafael dan Mrs. Rafael biasanya belanja keperluan makan keluarga menghabiskan sekitar 1.5 juta rupiah sebulan untuk 2 orang dewasa dan 1 bayi. Mahalkah itu? tidak sama sekali. Dengan pengeluaran sebesar itu kamu setidaknya bisa masak makanan sehat, sayur, susu, daging, ikan, camilan, dan makanan yang sehat untuk bayi. Kalau ingin makan makanan sehat di rumah makan, pasti harganya lebih dari Rp. 20,000 untuk sekali makan. Mr. Rafael yakin kalau kamu masak makananmu sendiri pasti kamu bisa menghemat lebih banyak sekitar Rp.300,000 (Rp. 1,500,000 dibagi 2) untuk satu orang.

3. Rutin beli dan minum kopi atau teh setiap hari

Minum kopi tiap hari

Minum kopi tiap hari – credit https://www.flickr.com/photos/31246066@N04/

Kopi atau teh merupakan bagian dari gaya hidup masyarakat kita sehari-hari, baik masyarakat kelas menengah kebawah hingga kelas atas, bahkan menganggap ini adalah ritual khusus yang wajib dilakukan. Secara tidak sadar kebiasaan yang satu ini juga membebani keuangan pribadi atau keluarga kita. Bagaimana tidak! untuk memenuhi rutinitas ini biasanya orang-orang minum kopi di warung murah meriah hingga di coffeeshop yang sekali minum bisa mencapai ratusan ribu. Coba kita misalkan untuk orang kelas menengah kebawah sehari menghabiskan uang minimal Rp. 15,000 sehari (ini bisa menjadi lebih dari 5 kali lipat kalau minum di coffeeshop!).

30 hari x 15,000 = Rp. 450,000/bulan

Wow, kalau ditotal sebulan terasa jugakan pengeluaran untuk minum kopi ini!? Tapi jangan kuatir untuk menghemat kamu bisa ikuti tips dari Mr. Rafael. Pertama coba buat kopi kamu sendiri di rumah dengan kopi sachet, memang rasanya tidak sama dan tidak senikmat kopi yang biasa kamu beli tapi paling tidak bisa menghemat lebih banyak. Kedua, manfaatkan fasilitas kopi yang biasanya disediakan oleh kantor kamu. Lebih baik lagi kalau kamu bisa mengurangi dan menghilangkan kebiasaan minum kopi ini dan menabung uang yang kamu hemat dari kebiasaan ini.

4. Merokok

Kebiasaan merokok

kebiasaan merokok – credit https://www.flickr.com/photos/telachhe/

Ini adalah kebiasaan yang paling merugikan (no offense buat yang ngerokok) dari kebiasaan sebelumnya. Pasalnya, selain membakar uang yang sudah kamu susah payah kumpulkan, merokok merugikan kesehatan kamu dan orang-orang disekitar kamu. Bayangkan kalau kamu punya kebiasaan merokok dan tiba-tiba terkena penyakit yang parah berapa juta atau ratusan juta yang kamu keluarkan untuk mengobati. Dalam sehari seorang perokok tingkat sedang dapat menghabiskan satu kotak rokok. Kalau kita ambil rata-rata harga satu kotak rokok Rp. 16,000 berapa pengeluaran seorang perokok dalam sebulan?

30 hari x 16,000 = Rp. 480,000

Untuk kebiasaan yang satu ini Mr. Rafael tidak punya tips lain selain berhenti total dari rokok! Mungkin yang masih tidak rela meninggalkan kebiasaan ini kamu bisa mengalihkan uang rokok kamu ke makanan atau camilan sehat, susu, atau bahkan untuk ikut klub kebugaran. Lupakan rokok kembali ke hidup yang sehat. Bingung cara berhenti dari rokok? coba kamu ketik di Google “cara berhenti merokok” dan kamu akan menemukan ribuan artikel yang bisa membantu kamu. Mr. Rafael jamin kamu nggak akan rugi meninggalkan kebiasaan yang satu ini. Keluarga akan semakin sehat keuangan semakin kokoh.

Kesimpulan

Pasti banyak yang bertanya-tanya dan berkomentar “wah Mr. Rafael bohong, katanya kehilangan ratusan juta rupiah nyatanya cuma ratusan ribu saja!” karena judul tidak sama dengan isinya. Tapi jangan salah, belum selesai tulisan Mr. Rafael tentang ini. Mari kita hitung hasil yang kita sisihkan dari mengurangi dan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan diatas.

Beli minum di luar : Rp. 210,000

Makan di luar          : Rp. 300,000

Minum kopi             : Rp. 450,000

Merokok                   : Rp. 480,000

Total                          : Rp. 1,440,000/bulan

Dari hasil perhitungan kita bisa mengetahui bahwa, kamu telah kehilangan Rp. 1,440,000 setiap bulannya. Itu berarti sebenarnya kamu bisa menabung Rp. 17,280,000 setiap tahunnya. Dan kalau kebiasaan itu berlangsung selama 10 tahun jumlah itu menjadi 172 juta, 15 tahun menjadi 258 juta, dua puluh tahun 344 juta rupiah! Jumlah yang sangat fantastis!

Tapi sebenarnya kita bisa mendapat lebih dari itu. Misalnya kamu selalu menginvestasikan uang yang kamu sisihkan dari kebiasaan-kebiasaan diatas dengan pertumbuhan investasi 7% setahun. Maka tahun pertama kamu mendapat 18 juta, tahun kelima menjadi 92 juta, tahun ke-10 menjadi 184 juta, dan tahun ke-20 menjadi 369 juta rupiah!

Pasti masih ada yang mengeluh “Ngomong gampang, prakteknya susah! buat apa menderita mengurangi kesenangan kita!”. Mr. Rafael punya pesan khusus bagi yang masih mengeluh. Kira-kira uang yang terkumpul bisa buat apa aja ya?

  • membangun dana darurat (mempersiapkan biaya hidup kalau tiba-tiba kita kehilangan pekerjaan).
  • Membeli asuransi kesehatan dan jiwa.
  • Kamu bisa mempersiapkan biaya sekolah anakmu kelak, bahkan sampai lulus S2.
  • Kalau kamu berhasil menabung/investasi uang dari kebiasaan kamu selama 5 tahun dengan 92 juta, kamu dan pasangan bisa pergi naik haji atau ziarah rohani. Buat yang masih single bisa membantu orang tua naik haji.
  • Kalau masih bisa sampai 10 tahun menabung/investasi kamu bisa beli mobil cash.
  • Dalam 20 tahun kamu bisa punya dana lebih untuk menikahkan anak-anakmu. Misal umur sekarang 25 tahun dan punya anak satu. Maka 20 tahun lebih nanti kamu bisa punya uang untuk anakmu menikah.

Dan kamu bisa mewujudkan impian-impian finansial lainnya dengan menghilangkan kebiasaan ini. Apa masih berpikir bahwa kebiasaan-kebiasaan di atas lebih penting dari impian-impian kita? Kalau Mr. Rafael sudah pasti bilang tentu saja tidak!

Kalau punya pendapat tentang kebiasaan lain yang bisa dihilangkan silahkan tinggalkan komentar di bawah.

Kalau kamu sekarang sedang menunggu kelahiran bayi atau sudah punya bayi baca artikel untuk menghemat saat pertama punya bayi ini.


Author Image

About Mr. Rafael Uhemat

Mr. Rafael adalah seorang yang hampir memasuki usia kepala 3 dan dia sadar hingga saat ini dia tidak mengetahui apapun tentang pengelolaan keuangan pribadi. Oleh karena itu dia belajar dengan membaca banyak buku tentang personal finance dan mempraktekkan semua materi di dalamnya. Dia percaya cara yang terbaik untuk belajar adalah dengan banyak praktek dan berbagi dengan orang lain. Harapan terbesarnya adalah dapat mencapai kebebasan finansial bersama Mrs. Rafael dan membantu orang lain untuk mengembangkan pengetahuan personal finance mereka.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 thoughts on “Tahukah Kamu? 4 Kebiasaan ini Bisa Menghilangkan Ratusan Juta Penghasilanmu