Kamu Mahasiswa? Kamu Juga Harus Bisa Cerdik Mengatur Keuangan Lho! 2


Mahasiswa harus pintar hidup hemat

Mahasiswa harus pintar hidup hemat – credit https://www.flickr.com/photos/hackny/

Mengatur keuangan itu tidak hanya berlaku bagi orang yang banyak uang. Mahasiswa yang uangnya pas-pasan justru perlu sekali pintar-pintar mengatur uang biar kamu tidak hidup merana di akhir bulan kehabisan uang. Menjadi mahasiswa itu memang susah-susah gampang. Biaya yang dikeluarkan orang tua semakin membengkak, belum lagi ditambah dengan tugas-tugas berat dari dosen yang mau tidak mau memaksamu untuk memangkas uang jajan. Di tengah keprihatinan seperti itu, apakah kamu masih tega untuk minta uang ke orang tua? Bagi kamu yang saat ini menjadi mahasiswa tidak perlu berkecil hati, ada banyak cara untuk membantumu meraih cita-cita sekaligus meringankan beban orang tua. Mau tahu caranya? Yuk mulai terapkan tips di bawah ini!

1. Pinjam Buku ke Kakak Kelas atau Perpustakaan

Mahasiswa lebih hemat pinjam buku di perpustakaan

Lebih hemat pinjam buku di perpustakaan – Credit https://www.flickr.com/photos/118118485@N05/

Buku adalah hal paling penting di dalam dunia pendidikan, karena konon kata orang ‘Buku adalah jendela dunia.’ Hal ini memang benar, karena terdapat banyak informasi yang akan kamu ketahui dari sebuah buku. Buku yang ditawarkan di kampus mahal? Don’t worry! Kamu tetap bisa pintar kok tanpa membelinya, yang perlu kamu lakukan adalah mencari kenalan kakak kelas yang bersedia untuk meminjamkan bukunya. Syukur-syukur bila bukunya diberikan tanpa syarat kepadamu, mungkin saja ia sedang menaruh hati :p (Ea Ea). Opsi kedua adalah meminjam buku dari perpustakaan. Akan tetapi menurut pengalaman pribadi cara ini kurang praktis. Selain ketersediaan buku yang terbatas, jangka waktu peminjaman hanya beberapa minggu saja, dan bila melewati batas pengembalian akan dikenai denda. Cara ini boleh digunakan bila kamu rajin untuk memperbaharui masa peminjamannya tiap waktu. Opsi yang ketiga adalah membeli buku di pasar loak. Buku yang dijual biasanya adalah hasil fotokopian, namun menurut saya hal ini sah-sah saja untuk mahasiswa yang kesulitan dalam hal finansial terutama bagi anak kos yang harus ekstra ngirit untuk melanjutkan hidup di kota orang.

2. Bawa Bekal dari Rumah

Kebiasaan makan di luar

Kebiasaan makan di luar – credit https://www.flickr.com/photos/araswami/

Udah mahasiswa tapi masih bawa bekal? Why not! Tidak perlu malu, karena dengan membawa bekal, kamu tidak hanya mengirit pengeluaran tapi juga bisa makan kenyang, sehat dan higienis. Menurut pengalaman saya, rata-rata mahasiswa menghabiskan 15 ribu rupiah bahkan lebih untuk sekali makan dan minum. Alangkah lebih baiknya jika uang tersebut ditabung atau dipergunakan sebagai modal usaha. Namun bila tidak memungkinkan untuk membawa bekal dari rumah, Miss Joana punya siasat jitu yang bisa kamu praktekkan. Bawalah minum dari rumah dan beli nasi bungkus diluar kampus yang harganya jauh lebih murah, (tetapi pastikan higienis ya!) Beruntung sekali didekat rumah mimin ada yang menjual nasi bungkus hanya dengan Rp4500! Namanya ‘Nasi Rakyat,’ walaupun porsinya sedikit tapi masih bisa untuk mengganjal perut dan pastinya terjamin kebersihannya. Saya langsung beli 5 bungkus sekaligus, satu untuk saya sendiri, dan 4 bungkus lainnya saya jual ke teman-teman di kampus dengan harga Rp6000.

Berikut perhitungannya

Modal = 4 bungkus x @4500 = Rp18.000

Pendapatan = 4 bungkus x @6000 = Rp24.000

Laba bersih = Rp6000

Wow! Laba Rp6000 dapat saya pergunakan untuk membeli satu bungkus nasi dan sisanya bisa saya tabung. Agar bisa sukses untuk menggunakan cara ini, yang terpenting ‘Jangan Malu!’ untuk berjualan di kampus hehehehe :)

3. Lebih Baik Punya Printer Sendiri

Mahasiswa lebih hemat punya printer sendiri

Lebih hemat punya printer sendiri – credit https://www.flickr.com/photos/mary-lynn/

Selama menjadi mahasiswa, kebutuhan akan cetak mencetak atau fotocopy kertas pasti sangat diperlukan. Entah itu tugas, presentasi maupun kurikulum semuanya pasti butuh printer. Saat ini sudah banyak kok printer plus fotocopy yang dijual dengan harga murah namun kualitasnya tetap mumpuni. Dengan bermodalkan Rp500.000 di awal kamu sudah bisa membawa pulang printer plus fotocopy ini. Mahal? Eits, jangan salah! Justru dengan punya printer dan fotocopy sendiri akan menekan banyak pengeluaran, lho. Selain jatuhnya lebih murah, kamu juga tidak perlu keluar rumah hanya untuk ngeprint di warnet. Repot kan jika kamu butuh di malam hari dan warnetnya sudah tutup? Kamu hanya butuh membeli kertas HVS dan rajin mengecek isi tintanya. Lebih baik lagi jika kamu melengkapi nya dengan alat-alat untuk menjilid seperti lakban, mika, buffalo, staples besar, dan gunting serta jangan lupa tawarkan jasa percetakan sederhana ke teman-teman kamu dengan separo harga. Mantabkan?!

4. Jual Barang-Barang Tidak Terpakai

Barang tidak terpakai di rumah

Barang tidak terpakai di rumah – credit https://www.flickr.com/photos/fallout/

Jangan terburu-buru membuang barang-barang tak terpakai yang ada di rumah atau kamar kosmu. Kamu bisa memilah-milah barang mana yang masih layak dijual lalu upload di portal jual-beli online yang saat ini kian menjamur. Mungkin saja baju, tas atau sepatu bekasmu dapat berguna bagi orang lain. Opsi lainnya yakni dengan memilah sampah yang sehari-hari telah kamu hasilkan. Sebagai mahasiswa, pasti akan banyak menghasilkan sampah seperti HVS bekas, koran bekas, majalah bekas, plastic bekas, botol bekas, hingga bungkus mi instan dan wadah minyak goreng. Jika kamu tidak bisa memanfaatkannya, maka kamu bisa menjualnya kepada tukang barang bekas. Walaupun hasilnya tidak seberapa, namun cara ini cukup efektif untuk membuat kamarmu tetap bersih dan membantu dunia untuk berperang melawan bahaya plastik yang tidak dapat didaur ulang. Let’s support go green campaign! 😀

5. Punya Usaha Sampingan

Jualan tidak perlu malu

Jualan tidak perlu malu – credit https://www.flickr.com/photos/johnseb/

Usaha sampingan untuk mahasiswa itu sangat perlu! Selain menambah uang jajan, kamu juga bisa melatih jiwa kewirausahaanmu sejak dini. Tidak perlu khawatir untuk masalah modal jika bisnis yang ingin kamu geluti memerlukan dana yang cukup besar. Mulailah mengumpulkan modal dengan bisnis-bisnis yang sederhana dahulu. Kenali dirimu, lihatlah sekitar mu dan temukan peluang untuk berbisnis. Bisnis yang paling mudah dijalankan adalah sesuai dengan hobi dan bakatmu, dan yang terpenting jangan meremehkan hal sekecil apapun. Suatu hal yang terlihat remeh nyatanya mampu mendatangkan profit yang luar biasa. Pernah suatu ketika saya menonton tv lalu muncul tayangan yang sedang meliput pebisnis sukses (saya lupa namanya). Beliau memanfaatkan sampah dan barang bekas untuk dilebur hingga diekspor ke luar negeri! Sungguh luar biasa. Pernyataan beliau yang paling terngiang-ngiang di ingatan saya adalah “Bisnis tidak perlu keren, yang penting kaya.” Hebatnya, kamu belum terlambat untuk membangun kerajaan bisnismu seperti pengusaha kaya raya diluar sana lho, guys. Mau tahu bisnis apa yang bisa kamu lakukan sebagai mahasiswa? Yuk baca tips selanjutnya Peluang Bisnis Untuk Mahasiswa


Author Image

About Miss Joana Uhemat

Miss Joana adalah seorang mahasiswa dan masih belajar dan bercita-cita untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Meskipun masih muda ia telah mencoba berbagai jenis usaha sejak duduk dibangku sekolah hingga saat ini. Kini passion itu terus tumbuh dan ia ingin berbagi dan menuangkannya di dalam bentuk tulisan. Temukan tips-tips ringan dunia usaha di dalam setiap tulisannya.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 thoughts on “Kamu Mahasiswa? Kamu Juga Harus Bisa Cerdik Mengatur Keuangan Lho!