Jangan Malu Hidup HEMAT, Kita Ini HEMAT Bukan PELIT


Kita ini hemat bukan pelit

Kita ini hemat bukan pelit – credit TaxCredits.net

Kata HEMAT sangat identik dengan kata PELIT. Ya benar! Sering kita mendengar teman atau orang kantor mengolok-olok kita dengan kalimat-kalimat seperti di bawah ini jika kita merubah gaya hidup kita menjadi lebih hemat.

“Tumben kamu kok jadi PELIT sekarang?”

“Jangan PELIT-PELIT deh, beli aja barangnya”

Akhirnya kamu malu dan besok kembali seperti semula menghabiskan uang hasil jerih payahmu dengan “sembrono” karena malu untuk hidup hemat.

Tidak sedikit orang yang terjebak dengan gaya hidup tinggi dan mewah karena hal seperti ini. Awalnya mereka hanya ikut-ikutan gaul dan “TIDAK PELIT” dengan makan di tempat mewah hampir setiap hari atau barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan, hingga akhirnya mereka terjebak dengan gaya hidup yang berlebihan dan malu dengan teman-teman yang selama ini mengenal mereka begitu “Wah”. Pengeluaran mereka jauh lebih besar dari pendapatan bulanan akhirnya mereka mengambil hutang dengan menggunakan kartu kredit, pinjam teman, minta orang tua dan sebagainya. Tidak berhasil membayar hutang-hutang yang menumpuk akhirnya mereka dikejar-kejar oleh debt collector, bangkrut, dan jatuh miskin. Lalu apa yang dikatakan oleh teman-teman yang dulunya mengolok-olok mereka “PELIT” ketika orang tersebut jatuh miskin? “Kamu BOROS!”. Apakah mereka mau membantu orang tersebut? Jawabannya sudah pasti “TIDAK”. Kita lah yang bertanggung jawab terhadap diri kita sendiri bukan mereka. Jadi jangan sekali-sekali merasa gengsi dan malu jika hidup hemat. Karena dengan berhemat kita bisa mencapai cita-cita finansial kita.

Mr. Rafael disini menggunakan huruf kapital untuk kata-kata kunci yaitu HEMAT, PELIT, dan BOROS. Tentu saja kita mengetahui dengan baik bahwa HEMAT adalah lawan kata dari BOROS atau dapat dikatakan bahwa bahwa HEMAT = TIDAK BOROS. Berbeda dengan BOROS, PELIT merupakan sebuah kata yang paling sering salah kaprah penggunaannya. Meskipun kadang dalam konteks bercanda orang sering mengatakan bahwa PELIT adalah sinonim dari HEMAT. Tapi Mr. Rafael sama sekali tidak setuju dalam hal ini.

Saya berkata bahwa “PELIT tidak sama dengan HEMAT, HEMAT bukanlah PELIT”.

Bagi saya PELIT adalah sifat orang yang tidak mau berbagi dengan orang lain. Sedangkan HEMAT adalah memanfaatkan uang kita sebaik mungkin sesuai dengan kebutuhan kita. Membuang gaya hidup yang berlebihan dan bukan kebutuhan pokok. Justru dengan hidup HEMAT kita malah lebih bisa berbagi dengan orang lain. Misal dengan tabungan yang kita punya kita bisa membantu orang tua atau saudara yang membutuhkan, memberikan kelebihan uang pembayaran taksi kepada sopirnya, atau kita bisa memberikan barang-barang dan pakaian yang masih layak pakai kepada orang yang membutuhkan. Saya yakin dengan hidup hemat kita dapat menyimpan lebih banyak uang dan dapat lebih banyak lagi membantu orang lain.

Jadi kamu yang mau memulai hidup HEMAT kuatkan hati. Jangan malu dibilang PELIT. Tunjukkan bahwa dengan hidup HEMAT kamu juga masih dapat berbagi dan murah hati.

Katakan dengan lantang kepada orang yang bilang kamu PELIT bahwa:

“Kita ini HEMAT bukan PELIT”.

Salam Mr. Rafael


Author Image

About Mr. Rafael Uhemat

Mr. Rafael adalah seorang yang hampir memasuki usia kepala 3 dan dia sadar hingga saat ini dia tidak mengetahui apapun tentang pengelolaan keuangan pribadi. Oleh karena itu dia belajar dengan membaca banyak buku tentang personal finance dan mempraktekkan semua materi di dalamnya. Dia percaya cara yang terbaik untuk belajar adalah dengan banyak praktek dan berbagi dengan orang lain. Harapan terbesarnya adalah dapat mencapai kebebasan finansial bersama Mrs. Rafael dan membantu orang lain untuk mengembangkan pengetahuan personal finance mereka.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *